Rasio Radius Matahari-Sirius dalam Al-Quran | Matematika Bintang
Surah 91 dan 53 mengkodekan radius tepat Sirius: 91÷53 = 1.717 radius matahari. Mukjizat matematis yang ditemukan 1400 tahun setelah pewahyuan.
Tahukah Anda?
Surah 91: الشمس 'Asy-Syams' (Matahari) Surah 53: النجم 'An-Najm' (Bintang) - menyebut Sirius Rasionya: 91 ÷ 53 = 1,717 Radius Sirius A: 1,713 ± 0,009 radius matahari Kecocokan dalam presisi pengukuran. Radius Sirius diukur dengan interferometri bintang pada tahun 2000-an, 1.400+ tahun setelah Al-Quran.
Dan bahwa Dialah Tuhan Sirius
Al-Quran 53:49
Penjelasan
Al-Quran mendedikasikan Surah 91 untuk Matahari dan Surah 53 untuk bintang—secara khusus menyebut الشِّعْرَىٰ 'Sirius' (bintang paling terang). Rasio nomor surah mereka (91/53) mengkodekan radius Sirius dalam satuan matahari. Konstanta astrofisika ini memerlukan pengukuran interferometrik yang tidak mungkin sebelum teleskop modern.
Detail Ilmiah
Angka-angka
Surah 91 (Matahari) ÷ Surah 53 (Bintang) = 1,717 | Radius terukur Sirius A: 1,713 ± 0,009 R☉ | Selisih: 0,23% (dalam kesalahan pengukuran)
Interferometri Bintang
Mengukur radius bintang memerlukan interferometri bintang—menggabungkan cahaya dari beberapa teleskop untuk mencapai resolusi tinggi. Radius Sirius A diukur dengan tepat pada tahun 2000-an menggunakan teknik yang dikembangkan 1.400+ tahun setelah Al-Quran.
Referensi
- Parameter bintang Sirius A dari IAU
- Pengukuran interferometri bintang (tahun 2000-an)
- /research - Lihat skrip verifikasi dan analisis